kenary

just for fun , be your self

Polisi Tak Patuhi KUHAP Tangani Kasus Monas

leave a comment »

Tindakan pembiaran terjadinya aksi kekerasan dalam insiden Monas hari Minggu (1/6) telah membuktikan Kepolisian RI melanggar KUHAP pasal 1 ayat 19 dan pasal 21 ayat 1. Hal itu disampaikan External Relations Director Imparsial Poengky Indarti, Senin (3/6) siang, di kantor Imparsial, Jakarta.

Menurut Poengky,berdasar pasal 1 ayat 19 KUHAP, polisi yang berada di tempat kejadian berhak untuk menangkap pelaku aksi kekerasan tanpa surat penahanan. “Tapi seperti diketahui, polisi tak bertindak apa-apa, bahkan penangkapan tersangka belum juga dilakukan,” ujarnya.

Dalam kasus tersebut, dikatakan Poengky, polisi telah melanggar KUHAP yang seharusnya pelaku aksi kekerasan yang tertangkap tangan dapat langsung diproses yang selanjutnya diikuti penahanan (pasal 21 ayat 1).

“Karena jelas sekali dalam kejadian tersebut, pelaku aksi kekerasan membawa benda yang diduga keras dan digunakan untuk melakukan tindak pidana, menurut KUHAP itu sudah dapat dijadikan bukti.”

Poengky menambahkan fakta dalam kasus tersebut sudah jelas yakni menunjukkan polisi justru memberi kesempatan pada pihak yang melakukan aksi kejahatan. “Ketika ada kejahatan terjadi di depan mata aparat kepolisian malah dibiarkan. Ini akan semakin memperburuk tingkat kepercayaan masyarakat terhadap polisi yang seharusnya menjaga keamanan dan ketertiban,” Poengky mengatakan.

Sedangkan Managing Director Imparsial Rusdi Marpaung menegaskan sampai saat ini Imparsial masih akan memantau perkembangan kasus setelah pernyataan sikap mereka.

“Bila tidak ada respon positif untuk bertindak tegas dari aparat kepolisian terkait kasus ini, maka kami akan mengajukan tuntutan kepada Presiden untuk melakukan audit performa aparat kepolisian dan instansi yang terkait,” katanya.

Rusdi menambahkan pihaknya akan terus mengadakan kontak dengan Komisi III untuk mendesak pemerintah segera mengambil upaya serius terkait kasus tersebut.
sumber kompas

Written by kenary

Juni 3, 2008 pada 3:15 pm

Ditulis dalam berita

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: