kenary

just for fun , be your self

Tak pernah puas berhubungan

leave a comment »

Tanya :

Bu Dokter kenapa saya ngak pernah puas setiap kali berhubungan intim? Padahal suami saya sudah memberikan rangsangan yang cukup, tapi saya tidak bisa menikmatinya. Apakah ada kelainan pada diri saya? Semenjak menikah saya merasa tidak membutuhkan hubungan suami istri, hanya menjalankan kewajiban. Gimana caranya bu Dokter? Mohon penjelasannya.
( Tutik, di Krian, Sidoarjo)

Jawab :

Mbak Tutik, ada beberapa gangguan fungsi seksual yang mungkin terjadi pada wanita, yaitu hubungan intim yang dapat menimbulkan rasa sakit (dyspareunia), hilangnya dorongan seksual, kekejangan otot vagina dan sekitarnya (vaginismus) dan kegagalan orgasme (disfungsi orgasme).

Biasanya keempat faktor ini terjadi karena wanita mengangap atau mengira bahwa pasangannya hanya menilai dirinya sebagau obyek seksual semata. Biasanya ini dapat dilihat dari perilaku pria selama berhubungan initm.
Bisa saja wanita berpikir demikian karena dirinya memang tidak siap berhubungan intim, ketakutan atau kekawatiran dirinya tak dapat membuat pasangannya mencapai klimaks dan pasangannya akan mencari wanita lain pun bisa menjadi faktor penyebab disfungsi seksual.

Hal ini jelas akan berlanjut dan menjadi semakin parah hingga akhirnya sang wanita mengalami disfunsi orgasme. Jelas sulit mencapai orgasme, karena reaksi seksual pun tidak ia dapatkan dari hubungan intim itu.

Mbak Tutik perlu mengetahui apa penyebab masalah anda selama ini. Karena itu saya coba uraikan sejak awal jawaban saya tadi. Lebih lanjut penyebab kegagalan orgasme yang bisa terjadi dan perlu segera mbak Tutik pikirkan kembali adalah hambatan yang terjadi pada diri Mbak, seperti hambatan psikis, hambatan komunikasi, posisi hubungan intim yang kurang efektif memberikan rangsangan seksual dan mungkin juga karena adanya gangguan fungsi seksual pada pasangan Mbak.
Biasanya hambatan psikis yang terjadi adalah norma atau nilai yang ditanamkan tentang seksualitas pada sebuah keluarkan, trauma seksual, kebosanan akibat terlalu monoton dan menjadikan seks sebagai rutinitas belaka, kecemasan dengan kemampuan seksual dan rasa tidak percaya.

Bila faktor-faktor tadi sudah Mbak perhatikan dan coba satu-satu diperbaiki, sudah pasti, Mbak akan mendapatkan apa yang Mbak dambakan selama ini. Memang itu akan butuh waktu yang cukup lama, namun dengan adanya komunikasi, Mbak dan pasangan dapat saling membantu mengatasi masalah yang selama ini menghambat keintiman mbak bersama.

Setelah Clash Fisik Istri Tak Mau Berhubungan Intim

Tanya :

Begini Bu dokter, sekitar 3 bulan lalu saya bertengakar dan sempat terjadi clash fisik dengan isteri saya. Setelah kejadian tersebut isteri saya sampai sekarang ngak mau lagi melakukan hubungan intim. Katanya masih trauma, bagaimana ya? Padahal sumber keributan tersebut bukan dari saya saja, artinya dia juga salah.
Yang kedua, setiap melakukan hubungan suami isteri (dulu), dia selalu minta klitorisnya dirangsang dulu sampai keluar, baru setelah itu hubungan yang sesunguhnya dimulai, normal ngak sih?
Ketiga, gimana nyampein ke dia mengenai variasi dan improvisasi hubungan intim, soalnya selama ini hubungan pasuti kami ya begitu-begitu saja. nak ada variasi, kayaknya kalau di ajak ngobrol kesitu selalu menghindar dech! Tolong ya Bu, terima kasih jawabannya.
( Wwn, sumberrejo, Bojonegoro )

Jawab :

Mas Wwn, mungkin isteri anda mengalami kehilangan dorongan seksual. Biasanya hal ini diawali dengan mengurangnya frekuensi hubungan intim atau gangguan seksualitas seperti disfunsi orgasme, disfungsi ereksi dan sebagainya. Biasanya penderita ini akan mudah sekali tertekan, emosional, sensitif, terutama sekali menyangkut maalah seks.
Sayangnya saya tidak tahu pasti apa yang menyebabkan pertengkaran anda dan istri sehinggaterjadi hilangnya dorongan seksual pas istri Anda. Namun pada intinya, penderita hilangnya dorongan seks biasanya juga jarang sekali memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan seksualitas.

Dari cerita Anda, besar kemungkinan istri Anda mengalami hilangnya dorongan seks pada tingkat sekunder. Penderita ini pernah mengalami kehidupan atau dorongan seks yang normal, namun ditengah jalan ia mengalami kehilangan dorongan seks dan ini disebabkan oleh dua faktor, fisik dan psikis.

Faktor fisik bisa terjadi karena penyakit seperti jantung, patu-patu, hati, ginjal, dan sebagainya. Nah untuk faktor psikis, biasanya disebabkan oleh pengalaman seksual yang tidak menyenangkan sehingga menjadi stress, tetekan hingga mengalami disfunsi orgasme.

Kegagalan-kegagalan inilah yang mengakibatkan kecewa. Pertengkaran Anda dan Istri mungkin sangat menguncang dirinya hingga akhirnya ia tidak berminat lagi berhubungan intim dengan Anda.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah untuk berkomunikasi, saling mengungkapkan ras dan pikiran. cari waktu yang tepatdimana Anda dan Istri dlam kondisis santai dan dia sudah mulai nyaman duduk di samping anda. Bila suasana kurang tenang, Anda berdua bisa saling salah paham dan menambah runyam suasana.

Segeralah ketahui penyebab utamanya, setelah itu, segeralah tentukan langkah penanganannya. Cobalah untuk saling mengerti dan bersabar. Sudah barang tentu Anda butuh waktu untuk itu. Percayalah pada sebuah proses.

O ya, satu hal lagi, wanita memiliki beberapa titik rangsangan. Seorang wanita dapat mengalami orgasme bila titik rangsangnya itu di stimuli dengan baik. Mungkin istri anda lebih menyukai stimuli rangsangan di bagian klitoris.

Mengingat wanita lebih lama menerima rangsangan, jadi wajar saja bila pria memberi porsi lebih dulu pada pasangannya untuk menstimuli, namun bila hampir sampai, segera ganti peran Anda sesuai dengan perjanjian bersama. Karena itu cobalah untuk membuat pola hubungan yang baik dimana saling pengertian saling memberi dan menerima mendapat porsi yang sama antara Anda dan Istri. Demikian Sarannya semoga berguna.

Written by kenary

Juni 17, 2008 pada 11:28 am

Ditulis dalam artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: